Skip to main content

Jenis Alat Pelindung Diri




Alat pelindung diri atau APD adalah peralatan yang digunakan untuk melindungi diri karyawan dari resiko bahaya alat/mesin yang digunakan. Siapa sebenarnya yang harus memakai alat pelindung diri (APD)? Dan berikut jenis alat pelindung diri (APD) yang harus di pakai karyawan.
Pelindung pernafasan
Jenis alat pelindung diri (APD) ini dipakai untuk karyawan  :
1.     Pekerja yang bekerja diarea banyak debu
2.     Pekerja yang bekerja dengan bahan kimia
3.     Pekerja yang bekerja berhubungan dengan medis
4.     Pekerja yang mempunyai penyakit menular pada pernapasan (flu dll)

Sarung Tangan
Jenis alat pelindung diri (APD) ini dipakai untuk karyawan :
1.     Pekerja yang bekerja dengan pembersihan
2.     Pekerja yang bekerja memotong menggunakan pisau ( band knife)
3.     Pekerja yang bekerja berhubungan dengan medis

Pelindung pendengaran / Penutup telinga (ear plug, ear muff)
Standard maksimal kebisingan: 85 db
Jenis alat pelindung diri (APD) ini dipakai untuk karyawan : 
1.     Pekerja yang bekerja dengan kebisingan (boiler, cutting manual,embroidery, snap manual dll)
2.     Pekerja yang bekerja di dalam suhu ruangan yang rendah

Alat pelindung mata
Jenis alat pelindung diri (APD) ini dipakai untuk karyawan :
1.     Pekerja yang bekerja dengan las listrik
2.     Pekerja yang bekerja dengan bahan kimia
3.     Pekerja yang mempunyai penyakit menular pada mata

Apron / Celemek
Yang harus menggunakan apron atau celemek yaitu karryawan yang bekerja menggunakan bahan kimia atau bekerja di spot cleaning, washing, painting

Pelindung Kepala (Helm)
Karyawan yang harus memakai helm adalah Pekerja yang bekerja dengan kemungkinan tertimpa jatuhan barang/material (konstruksi, warehouse)

Pelindung Kaki (Safety Shoes)
Karyawan yang harus memakai safety shoes yaitu karyawan bagian listrik dan mekanik

Comments

Popular posts from this blog

Prosedur Tanggap Darurat Gangguan Huru Hara atau Demo Massal

Kekacauan huru hara atau demo massal adalah gangguan operasi karena terjadinya demo massal oleh karyawan perusahaan atau masyarakat sekitar perusahaan, sehingga dapat mengganggu jalannya kegiatan operasi perusahaan.  Prosedur Tanggap Darurat Gangguan Huru Hara atau demo massal adalah bagaimana cara mengatur tata cara penanggulangan kekacauan huru hara karena. Untuk menanggulangi huru hara atau demo massal kita harus secara hati hati dalam mengatasinya. Karena kalau salah dalam mengatasi atau menanggulangi huru hara atau demo massal, bukannya ketertiban yang didapat malah bisa berubah menjadi kekacauan. Dan berikut saya uraikan langkah langkah dalam mengatasi demo massal atau huru hara Tindakan Umum: 1.     Kepala Satpam mengkoordinir para anggotanya dan bekerjasama dengan Koordinator Tanggap Darurat untuk menyiapkan regu tanggap darurat untuk stand by bilamana diperlukan. 2.    Satpam bekerjasama dengan HRD akan mengisolasi tempat-...

Simbol atau Klasifikasi Bahan Berbahaya dan Beracun (B3)

Bahan berbahaya dan beracun atau biasa disingkat B3 dapat diklasifikasikan berdasarkan simbolnya. Dengan symbol yang tertera pada label, kita dapat mengetahui jenis dan tingkat bahaya bahan tersebut. Dan berikut symbol-simbol yang biasa digunakan. Semoga bermanfaat. Simbol untuk B3 klasifikasi mudah meledak Simbol untuk B3 klasikasi bersifat pengoksidasi   (oxidizing) Simbol untuk B3 klasifikasi bersifat mudah  menyala (flammable) Simbol B3 klasifikasi bersifat beracun (toxic) Simbol B3 klasifikasi bersifat berbahaya (harmful) Simbol B3 klasifikasi bersifat iritasi (irritant) Simbol B3 klasifikasi bersifat korosif (corrosive) Simbol B3 klasifikasi berbahaya bagi lingkungan (dangerous for the environtment) Simbol B3 klasifikasi karsinogenik, teratogonik, dan mutagonik (carcinogenic, tetragenic, mutagenic) Simbol B3 klasifikasi gas bertekanan (pressure gas)

Penyakit Akibat Kerja

Pengertian Penyakit Akibat Kerja (PAK) Penyakit Akibat Kerja (PAK) (Occupational Diseases) adalah penyakit yang disebabkan oleh  pekerjaan atau lingkungan kerja (Permennaker No. Per. 01/Men/1981) yang akan berakibat cacat sebagian maupun cacat total.Cacat Sebagian adalah hilangnya atau tidak fungsinya sebagian anggota tubuh tenaga kerja untuk selama-lamanya. Sedangkan Cacat Total adalah keadaan tenaga kerja tiadak mampu bekerja sama sekali untuk selama-lamanya Penyakit Akibat Hubungan Kerja (Work Related Diseases) yaitu penyakit yang dicetuskan, dipermudah atau diperberat oleh pekerjaan. Penyakit ini disebabkan secara tidak langsung oleh pekerjaan dan biasanya penyebabnya adalah berbagai jenis faktor. Faktor-Fakor Penyebab Penyakit Akibat Kerja Faktor Fisik   Suara tinggi/bising : menyebabkan ketulian   Temperatur/suhu tinggi : menyebabkan Hyperpireksi, Milliaria, heat Cramp, Heat Exhaustion, Heat Stroke.   Radiasi sinar elektromagnetik : infra...